3 Warga Banda Aceh Di Cambuk Karna Berjudi Sabung Ayam

Beritaayam.com
Beritaayam.com

Beritaayam.com – 3 warga Banda Aceh yang berjudi sabung ayam telah melaksanakan hukuman cambuk oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Mereka terbukti terlibat sabung ayam dan dijatuhi hukuman sebanyak 7 kali cambuk di depan umum. Proses hukuman cambuk digelar di halaman Masjid Teungku di Anjong, Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Ketiga orang tersebut telah divonis oleh Pemerintah Kota di Mahkamah Syar’iyah.

Beritaayam.com
Beritaayam.com

Dari tiga orang tersebut di antara salah satu nya adalah merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Lembaga Pemasyarakatan Banda Aceh. Dua dari 3 orang itu diganjar 6 kali cambukan. Sedangkan satu lagi dihukum 7 kali cambukan.

Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, berharap setelah menjalani hukuman cambuk ini, mereka dapat diterima kembali di masyarakat. Ketiganya juga masih dijerat dengan qanun lama. Hal ini karena saat ditangkap dan disidang Qanun Jinayat No 6/2014 belum berlaku.

Qanun Jinayat adalah sebuah hukum pidana terpadu, berbeda dengan qanun-qanun sebelumnya yang terpisah-pisah.

Sebelum Qanun Jinayat, hukum syariat di Aceh mencakup tiga perkara, yakni khalwat (mesum), khamr (alkohol) dan maisir (perjudian).

“Mereka masih dihukum dengan Qanun Maisir. Ke depannya akan kita berlakukan hukuman sesuai Qanun Jinayat,” pungkas Zainal.

Ketiganya ditangkap sedang berjudi sabung ayam di Desa Peulanggahan beberapa waktu lalu. Kejaksaan Negeri Banda Aceh menjerat mereka dengan Qanun No 13 tahun 2003 tentang Maisir atau Perjudian.